Lewat “Secangkir Kopi Sejuta Mimpi”, Polantas Riau Edukasi Mahasiswa UMRI soal Bahaya Mengantuk

Denni France - Minggu, 20 September 2026 16:52 WIB
Lewat “Secangkir Kopi Sejuta Mimpi”, Polantas Riau Edukasi Mahasiswa UMRI soal Bahaya Mengantuk
Foto: Denni France
Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau melalui Subdit Kamsel menggelar edukasi keselamatan berlalu lintas bersama mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI), Sabtu (19/9/2026).

datanews.id - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau melalui Subdit Kamsel menggelar edukasi keselamatan berlalu lintas bersama mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI), Sabtu (19/9/2026).

Kegiatan bertajuk "Secangkir Kopi Sejuta Mimpi" tersebut berlangsung di Kampus UMRI, Jalan Tuanku Tambusai, Pekanbaru, mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB.

Edukasi disampaikan Tim Polantas Karib Ditlantas Polda Riau yang dipimpin Kasubdit Kamsel AKBP Dasril, S.Pd., M.M. Mahasiswa diajak berdiskusi mengenai keamanan, keselamatan dan ketertiban lalu lintas, termasuk pentingnya mengenali batas kemampuan tubuh ketika berkendara.

Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika mengatakan, mahasiswa memiliki peran penting dalam membangun budaya keselamatan berlalu lintas.

"Mahasiswa merupakan bagian penting dalam menciptakan budaya keselamatan berlalu lintas. Kami berharap pesan yang disampaikan melalui Polantas Karib dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari," ujar Jeki.

Jangan Paksakan Berkendara Saat Mengantuk


AKBP Dasril secara khusus mengingatkan mahasiswa agar tidak memaksakan diri berkendara ketika tubuh sudah lelah atau mengantuk.

Menurutnya, berhenti dan beristirahat jauh lebih aman dibandingkan mengambil risiko melanjutkan perjalanan dalam kondisi tubuh yang tidak prima.

"Kalau tubuh sudah lelah atau mengantuk, jangan memaksakan diri untuk terus berkendara. Kenali batas kemampuan tubuh dan beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan," kata Dasril.

Dalam edukasi tersebut, mahasiswa juga diingatkan bahwa kopi bukan solusi utama untuk menghilangkan kantuk saat berkendara. Pengendara tetap membutuhkan istirahat yang cukup agar kondisi tubuh kembali pulih.

Sesi edukasi kemudian dilanjutkan dengan tanya jawab mengenai Kamtibmas, Kamseltibcarlantas dan Green Policing. Mahasiswa menyampaikan sejumlah pertanyaan serta pengalaman mereka ketika berkendara, yang dijawab langsung personel Subdit Kamsel secara komunikatif dan humanis.

Mahasiswa juga didorong menjadi pelopor keselamatan dengan mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan helm berstandar SNI, menjaga kecepatan, tidak menggunakan telepon seluler saat berkendara serta menghindari perilaku yang dapat membahayakan diri maupun pengguna jalan lainnya.

Dapat Helm SNI dan Bibit Pohon


Tak hanya memberikan edukasi, Tim Polantas Karib juga menyerahkan helm berstandar SNI kepada mahasiswa serta bibit pohon kepada mahasiswa dan dosen UMRI.

SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru