Begini Cara Mendakwahi Non Muslim Agar Mau Masuk Islam

Oleh : Prof. Dr. ‘Abdurrazzâq bin ‘Abdil-Muhsin Al-‘Abbâd
Rio Agusri - Senin, 19 Februari 2024 17:00 WIB
Begini Cara Mendakwahi Non Muslim Agar Mau Masuk Islam
Ilustrasi (foto int)
Heraklius. Beliau shallallâhu 'alaihi wa sallam mengatakan:

(( أَمَّا بَعْدُ فَإِنِّي أَدْعُوكَ بِدِعَايَةِ الْإِسْلَامِ أَسْلِمْ تَسْلَمْ يُؤْتِكَ اللَّهُ أَجْرَكَ مَرَّتَيْنِ فَإِنْ تَوَلَّيْتَ فَإِنَّ عَلَيْكَ إِثْمَ الْأَرِيسِيِّينَ ))

"…Amma ba'du, Sesungguhnya aku menyerumu dengan seruan Islam. Berislamlah, maka engkau akan selamat dan Allah akan melipatgandakan pahalamu dua kali. Namun jika engkau berpaling, engkau akan menanggung dosa para pengikutmu."[4]

Nabi shallallâhu 'alaihi wa sallam mengumpulkan dalam perkataannya ini metode targhîb dan tarhîb.[5]

7. Menjelaskan kepada mereka tentang kebatilan yang ada pada agama mereka, berupa: jenis-jenis kejelekan, kerusakan, akibat-akibat buruk, kontradiksi, dan kegoncangan.

8. Memperingatkan mereka agar tidak menaati para pemimpin keburukan dan para penyeru untuk menuju neraka. Barangsiapa yang mengikuti mereka, sungguh dia pasti akan menyesal.

9. Mengingatkan mereka atas segala nikmat yang terus-menerus Allah berikan kepada mereka. Dan menjelaskan kepada mereka bahwa Allah sendiri yang menciptakan, mengatur, memberikan nikmat yang zahir (tampak) dan batin (tidak tampak). Selanjutnya, kita menjelaskan kepada mereka bahwa hanya Dia-lah yang berhak untuk diibadahi dan ditaati dan tidak diberikan kepada selain-Nya.

10. Membandingkan antara keindahan dan kesempurnaan yang ada dalam agama Islam dengan kejelekan, kebodohan, dan kontradiksi yang ada pada agama mereka.

11. Mendebat mereka dengan ilmu yang mendalam, bukti yang nyata, dan hujjahyang jelas. (Ibnul-Qayyim berkata), "Terdapat dua faidah dari perdebatan tersebut:

Memalingkan mereka dari kebatilan agar kembali kepada kebenaran.
Mencegah dari kejelekan dan permusuhan yang ada pada mereka dan orang-orang memahami bahwa apa yang ada pada mereka adalah sebuah kebatilan."[6]
Menghilangkan berbagai pemahaman mereka yang salah atau gambaran-gambaran (image) yang tidak benar terhadap agama ini. Hal tersebut bisa jadi disebabkan karena agama ini sampai kepada sebagian mereka dalam gambaran yang tidak sebenarnya, dengan sebab kesalahan sebagian orang yang telah memeluk agama ini, di mana mereka tergabung ke dalam kelompok-kelompok sesat yang mengaku bagian dari agama Islam atau bisa juga karena kebodohan yang ada pada sebagian orang yang menukil tentang agama ini kepada orang-orang yang didakwahi, sehingga tidak tampak roh Islam, hakikat, keindahan, dan kesempurnaan Islam di hadapan mereka. Akibatnya, hal tersebut menjadi sebab mereka menarik diri untuk tidak memeluk Islam dan menolaknya.

Jika gambaran-gambaran (image) yang tidak benar dan pemahaman yang salah tersebut telah dihilangkan, akan tampak keindahan Islam di hadapan mereka, kesempurnaannya, dan jauhnya agama ini dari berbagai bentuk sifat berlebihan dan penyelewengan.

SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru