Kapolresta Barelang Mediasi Perselisihan Taxi Online dan Taxi Konvensional Bandara Hang Nadim Batam

Denni France - Rabu, 28 Juni 2023 13:34 WIB
Kapolresta Barelang Mediasi Perselisihan Taxi Online dan Taxi Konvensional Bandara Hang Nadim Batam

datanews.id - Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri N SH SIK MH memfasilitasi mediasi permasalahan titik jemput penumpang khususnya di wilayah Bandara Hang Nadim Batam antara Taxi Online dan Taxi Kovensional bertempat di Aula Aninditha Polresta Barelang, Selasa (27/6/2023) sekira pukul 13.30 Wib.

Kegiatan dihadiri Kapolresta Barelang Kombespol Nugroho Tri N , Kasubdit II Ekonomi Dit Intelkam Polda Kepri AKBP Arifin Sihombing SSos MSc, Kasubdit Pengamanan Aset dan Objek Vital BP Batam AKBP Kurniawan, Kadishub Provinsi Kepri Drs Junaidi MSi, Kadishub Kota Batam Salim SSos MSi, Kaban Kesbangpol Kota Batam, PJU Polresta Barelang, Kapolsek Jajaran, Kadis Osp TNI AU Kota Batam, Direksi Operasional BIB, GM Unit Usaha Pengelola Logistik PLA, Manager Logistik PLA.

Kemudian dihadiri juga oleh Ketua Kopkar Bandara Hang Nadim Ketua Forum Peduli Nasib Taxi Konvensional, Ketua Forum Komunikasi Pengemudi Taxi Pelabuhan, Ketua Taxi Konvensional Bandara, Perwakilan Aliansi Driver Online, Perwakilan Aliansi Driver Online, Perwakilan Aliansi Driver Online, Ketua Fordo Driver Online Batam, Ketua DPC Organda, Johan sebagai Aplikator Grab, Bobby sebagai Aplikator Maxim.

Kadishub Provinsi Kepri Junaidi mengtakan bahwa angkutan sewa khusus yang memiliki badan hukum berada di wilayah perkotaan, Bandara dan Pelabuhan, Bandara merupakan salah satu objek vital yang tidak bisa diganggu dikarenakan pengelolanya adalah otoritas bandara itu sendiri. Batam merupakan kota wisata yang harus dijaga kondusifitasnya untuk menjadikan daya tarik bagi investor.

"Taxi Konvensional merupakan sebagai sarana pendukung di Bandara tidak boleh mengusai Bandara dikarenakan Bandara merupakan Objek Vital yang dikuasai oleh Negara," kata Junaidi.

Kadishub Kota Batam Salim mengatakan terkait permasalahan antara Taxi Konvensional dan Taxi Online sudah sangat sering terjadi di Kota Batam, perlunya mencari kesepakatan antara Taxi Konvensional dan Taxi Online agar kejadian perselisihan tersebut tidak terjadi lagi kedepannya.

Perwakilan Taxi Konvensional Pelabuhan Punggur Edi mengatakan, permasalahan terjadi di Pelabuhan Punggur dengan masuknya aplikasi tentunya telah mengurangi rejeki Taxi Konvensional karena sebelumnya Driver telah membeli nomor antrian melalui Perusahaan sebesar Rp 15.000.000. Pihak Taxi Online dan Taxi Konvensional pernah melakukan kesepakatan titik penjemputan namun pihak Taxi Online sering melanggar kesepakatan yang telah dibuat.

Ketua Kopkar M Ali mengatakan pihak Taxi Konvensional siap untuk memasuki aplikasi sehingga tidak terjadi perselisihan antara Taxi Konvensional dan Taxi Online, dia berharap dengan adanya pertemuan ini dapat menemukan solusi untuk Taxi Konvensional dan Taxi Online khususnya di wilayah Kota Batam.

Aliansi Driver Online Batam Eric mengatakan, keributan Taxi Konvensinal dan Taxi Online dikarenakan adanya tindakan diskriminasi dari pihak Taxi Konvensional sehingga keributan tersebut sering terjadi, dia berharap Kepolisian Kota Batam dapat memberikan solusi yang terbaik antara Taxi Konvensional dan Taxi Online sehingga dapat menghindari perselisihan di antara kedua belah pihak.

Aliansi Drive Online Roda 2 Zulfi mengatakan Aplikasi online merupakan salah satu peluang untuk mendapatkan ekonomi yang layak bagi masyarakat, berdasarkan hasil survei bahwa masyarakat Indonesia lebih sering menggunakan aplikasi.

Kemudian Direktur Operasional Bandara Internasional Batam (BIB) Nugroho Jati mengatakan Perlu diketahui bahwa saat ini Taxi Konvensional telah melakukan peremajaan kendaraan sebanyak 80%. Bahwa Taxi Konvensional menggunakan tarif berdasarkan argo yang telah terpasang di kendaraan tersebut.

Terkait dengan masalah zona penjemputan penumpang di Bandara Hang Nadim bahwa pihak Taxi Online dan Taxi Konvensional sudah melakukan kesepatan namun kesepakatan tersebut tidak diindahkan dari kedua belah pihak.

"Dengan adanya pertemuan ini saya berharap akan menemukan solusi terbaik untuk Taxi Konvensional dan Taxi Online di Kota Batam," ucap Direktur Operasional Bandara Internasional Batam (BIB) Nugroho Jati.

Ketua Forum Kominikasi Pengemudi Taxi Batam Afrizon mengatakan bahwa aliansi Taxi Online dan Taxi Konvensional telah melakukan kesepakatan terkait dengan titik jemput penumpang namun kesepakatan tersebut masih dilanggar oleh pihak Taxi Konvensional, adanya kesepakatan yang dilanggar oleh Taxi Online menjadi penyebab perselisihan yang sering terjadi di Kota Batam.

Manager Logistic PLH Hendrawan mengatakan Pada tanggal 20 Juli 2023 Taxi Konvensional dan Taxi Online membuat kesepakatan titik jemput yang berada di dekat Kargo Bandara sehingga pihak Taxi Konvensional membuat Plang tersebut, lokasi ini hanya untuk menaikkan penumpang taxi online, dilarang ngetime atau membuka aplikasi untuk mencari penumpang, lokasi ini hanya bersifat sementara sampai dengan kebijakan lebih lanjut.

SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru