Kapolri Dan Panglima Hadiri Doa Lintas Agama di Jatim
Denni France - Selasa, 19 November 2024 22:23 WIB
datanews.id -Kapolri Jenderal Polisi Drs Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menghadiri doa bersama lintas agama, TNI, Polri, dan masyarakat dalam rangka Pilkada Serentak 2024. Kegiatan doa lintas agama ini diisi ceramah kebangsaan oleh KH Anwar Iskandar dan tausiyah agama Islam dari Prof Dr KH Ali Maschan Moesa.
Sementara itu, doa agama Islam diisi oleh KH Jazuli Nur, agama Kristen oleh Pendeta Natael Hermawan, agama Katolik oleh Rd Yosef Eko Budi Susilo, agama Hindu oleh I Gusti Putu Raka Arthama, agama Buddha oleh Pdt Mdy Lo Ferdy Hendry Loyalty, dan agama Konghucu oleh Ongky Setio Kuncono. Total 251 tamu undangan yang hadir dalam doa lintas agama ini, terdiri dari 17 tamu VVIP, 139 tamu VIP, dan 95 tokoh agama.
Kapolri menyampaikan, kegiatan doa bersama ini merupakan bagian dari upaya untuk mewujudkan Pilkada 2024 berjalan aman dan lancar. Kegiatan ini merupakan bagian dari cooling system.
"Tentunya ini semua adalah ikhtiar dari seluruh persiapan rangkaian pengamanan yang kita laksanakan dalam Operasi Mantap Praja dan tentunya di dalam kesempatan ini kegiatan yang kita laksanakan bersama," jelas Kapolri kepada wartawan di Jatim, Selasa (19/11/24).
Jenderal Sigit juga menyampaikan, spirit persatuan harus menjadi hal utama bagi seluruh masyarakat Indonesia. Dengan begitu, diharapkan pilkada berjalan aman dan lancar, sehingga pembangunan bisa terus dilanjutkan.
"Ini juga merupakan bagian dari upaya agar seluruh rangkaian kegiatan pilkada ini berjalan dengan aman, lancar. Dan tentunya kita harus terus mendorong dan menjaga semangat persatuan, semangat kesatuan untuk bisa menghasilkan pemilu yang aman, damai, dan tentunya ini menjadi prasyarat untuk bisa melanjutkan pembangunan, bisa melanjutkan pembangunan ekonomi," ujar Kapolri.
Selain menghadiri doa bersama, Kapolri dan Panglima TNI juga meninjau command center Polda Jatim. Di lokasi tersebut, keduanya menerima laporan mengenai Operasi Mantap Praja Semeru 2024.(den)
Sementara itu, doa agama Islam diisi oleh KH Jazuli Nur, agama Kristen oleh Pendeta Natael Hermawan, agama Katolik oleh Rd Yosef Eko Budi Susilo, agama Hindu oleh I Gusti Putu Raka Arthama, agama Buddha oleh Pdt Mdy Lo Ferdy Hendry Loyalty, dan agama Konghucu oleh Ongky Setio Kuncono. Total 251 tamu undangan yang hadir dalam doa lintas agama ini, terdiri dari 17 tamu VVIP, 139 tamu VIP, dan 95 tokoh agama.
Kapolri menyampaikan, kegiatan doa bersama ini merupakan bagian dari upaya untuk mewujudkan Pilkada 2024 berjalan aman dan lancar. Kegiatan ini merupakan bagian dari cooling system.
"Tentunya ini semua adalah ikhtiar dari seluruh persiapan rangkaian pengamanan yang kita laksanakan dalam Operasi Mantap Praja dan tentunya di dalam kesempatan ini kegiatan yang kita laksanakan bersama," jelas Kapolri kepada wartawan di Jatim, Selasa (19/11/24).
Jenderal Sigit juga menyampaikan, spirit persatuan harus menjadi hal utama bagi seluruh masyarakat Indonesia. Dengan begitu, diharapkan pilkada berjalan aman dan lancar, sehingga pembangunan bisa terus dilanjutkan.
"Ini juga merupakan bagian dari upaya agar seluruh rangkaian kegiatan pilkada ini berjalan dengan aman, lancar. Dan tentunya kita harus terus mendorong dan menjaga semangat persatuan, semangat kesatuan untuk bisa menghasilkan pemilu yang aman, damai, dan tentunya ini menjadi prasyarat untuk bisa melanjutkan pembangunan, bisa melanjutkan pembangunan ekonomi," ujar Kapolri.
Selain menghadiri doa bersama, Kapolri dan Panglima TNI juga meninjau command center Polda Jatim. Di lokasi tersebut, keduanya menerima laporan mengenai Operasi Mantap Praja Semeru 2024.(den)
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Panas Matahari Menyengat, Semangat Tak Padamkan Satgas TMMD, Polri, Ormas dan Warga Masyarakat Kebut Pemasangan Hermest dan Bodex
Anjangsana Koramil 21/Bulukerto Perkuat Sinergi TNI-Polri dan Pemerintah Kecamatan, Camat: Kolaborasi Adalah Kunci Kemajuan Daerah
Babinsa dan Warga Gesi Satukan Tenaga, Jalan Cor Jadi Simbol Kemanunggalan TNI-Rakyat
Babinsa Kawal Proyek Penghubung Dua Desa Demi Dongkrak Perekonomian Warga
Koramil 11/Manyaran Wujudkan Markas yang Bersih, Rapi, dan Siap Layani Masyarakat
Prajurit Satgas Yonif 645/GTY mengajarkan tentang wawasan kebangsaan kepada pelajar SMP Negri Apahpsili
Komentar