DEWI Akuisisi Aset 1,5 Hektare di Cikarang, Bidik Ekspansi ke Industri Pengolahan Pangan
Langkah korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas usaha sekaligus melakukan diversifikasi ke sektor pengolahan pangan yang dinilai memiliki nilai tambah lebih tinggi.
Akuisisi aset di kawasan Cikarang menjadi salah satu tonggak penting dalam transformasi bisnis Dewi Shri Farmindo, dari yang selama ini berfokus pada sektor agribisnis, khususnya peternakan dan pemotongan ayam broiler, menuju industri pengolahan pangan yang lebih terintegrasi.
Aset yang diperoleh perusahaan telah dilengkapi dengan seluruh perizinan operasional. Dengan demikian, aset tersebut dapat segera dioptimalkan untuk mendukung kegiatan produksi dan pengembangan bisnis perusahaan.
Manajemen melihat pengembangan sektor pengolahan pangan sebagai bagian dari upaya memperkuat rantai nilai bisnis perusahaan, mulai dari sektor hulu hingga hilir.
Dengan integrasi tersebut, perusahaan tidak hanya mengandalkan bisnis peternakan dan pemotongan ayam, tetapi juga memiliki peluang untuk meningkatkan nilai tambah melalui pengolahan produk pangan.
Perkuat Bisnis dari Hulu hingga Hilir
Strategi ekspansi ke sektor pengolahan pangan sejalan dengan visi Dewi Shri Farmindo untuk menjadi perusahaan profesional yang berperan penting dalam memenuhi kebutuhan gizi masyarakat Indonesia.
Selama ini, perusahaan menjalankan bisnis peternakan dan pemotongan ayam broiler dengan mengedepankan kualitas produk serta jaminan kehalalan.
Dalam kegiatan peternakannya, Dewi Shri Farmindo juga telah menggunakan teknologi Closed House untuk menciptakan kondisi pemeliharaan yang lebih optimal dan mendukung kualitas ternak.
Pengembangan bisnis pengolahan pangan diharapkan dapat melengkapi ekosistem usaha yang telah dimiliki perusahaan.
Strategi tersebut memungkinkan perusahaan membangun rantai bisnis yang lebih terintegrasi, sekaligus membuka peluang peningkatan efisiensi, pengembangan produk, dan perluasan pasar.
Aset Siap Dioptimalkan
Dengan telah lengkapnya perizinan operasional pada aset yang diakuisisi, perusahaan memiliki fleksibilitas untuk segera mengoptimalkan fasilitas tersebut sesuai dengan strategi pengembangan usaha.
Akuisisi ini sekaligus menunjukkan komitmen Dewi Shri Farmindo dalam menjalankan strategi pertumbuhan jangka panjang melalui pengembangan bisnis yang lebih beragam.
Perusahaan juga tetap menempatkan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pemanfaatan teknologi modern yang tepat guna serta ramah lingkungan sebagai bagian penting dalam pengembangan bisnis.
Melalui ekspansi tersebut, DEWI berupaya membangun fondasi bisnis yang lebih kuat dan berdaya saing, tidak hanya di sektor agribisnis tetapi juga dalam industri pengolahan pangan.
Langkah ini diharapkan dapat memperluas pangsa pasar dan menciptakan sumber pertumbuhan baru bagi perusahaan seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap produk pangan berkualitas. (*)
Anggota Komisi III DPR RI, Dewi Juliani Apresiasi Polda Riau: Perambahan Hutan Harus Ditindak Tegas, Tak Pandang Bulu
Anggota Komisi III DPR RI Hj Dewi Juliani Apresiasi Polda Riau Ungkap Tiga Kasus Besar Narkoba Internasional: 314 Ribu Jiwa Terselamatkan