Diduga Depresi Berat, Penjaga Showroom di Langsa Ditemukan Gantung Diri di Kamar Mandi
Edy Syarifuddin - Minggu, 29 Januari 2023 17:41 WIB
Ilustrasi. (Foto: Internet)
datanews.id - Seorang lelaki ditemukan rekan sekerjanya tewas tergantung di kamar mandi rumahnya, diduga depresi berat, Ahad (29/1/2023) Subuh.
Korban bernama MA (32) merupakan warga Dusun Blang Desa Gampong Teungoh, Kecamatan Langsa Kota, Langsa.
Kapolres Langsa AKBP Muhammadun, melalui Kasat Reskrim Iptu Imam Azis Rahman, kepada datanews.id membenarkan, korban tewas gantung diri diduga mengalami depresi berat.
Dikatakan Kasat Reskrim, korban bekerja jaga malam bersama rekannya di sebuah showroom sepeda motor, namun saat itu, Ahad Subuh korban minta izin ke rekannya pulang sebentar ke rumah karena ada keperluan.
Sesampai di rumah korban meminta uang kepada ibunya untuk membeli rokok.
Setelah ibunya memberi uang kepada korban lalu sang ibu kembali masuk ke kamar tidurnya.
Di sisi lain, rekan sekerja korban merasa tak enak hati, tak seperti biasanya korban tak kembali bekerja sebagai penjaga malam showroom.
Kemudian rekan sekerja korban mendatangi rumahnya yang kebetulan tak jauh dari lokasi kerjaan hanya berkisar 50 meter.
Namun betapa terkejutnya rekan sekerja korban, begitu masuk ke dalam rumah melihat korban telah tergantung di kayu bahagian atas kamar mandi rumahnya dengan seutas tali warna putih.
"Diketahui korban ada mengidap penyakit gangguan kejiwaan, dan beberapa hari belakangan ini korban kambuh penyakitnya mengalami depresi berat," pungkas Kasat Reskrim. (esy)
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Pemko Langsa Gelar Nobar Piala Dunia 2026 dan Sediakan Makanan Ringan Plus Air Mineral Bagi Masyarakat
Walikota Langsa Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas
Perkuat Sinergi Ulama dan Umara, Festival Santri Dala'il Khairat Meuseuraya ke-2 di Langsa Resmi Dibuka
Kabur hingga Aceh Tamiang, Terduga Pelaku Dugaan Pelecehan Anak Berhasil Diamankan
Walikota Langsa Lantik Mohammad Khoiri Sebagai Anggota KIP Langsa
Mulai Besok, Pemko Langsa Salurkan Bantuan Jadup, Stimulan Ekonomi dan Isi Hunian Tahap II
Komentar