Diduga Peras Turis di Bali, Bea Cukai Berikan Klarifikasi
datanews.id - Bea Cukai Indonesia menjadi sorotan media asing atas dugaan pemerasan yang dilakukan oknum petugas bea cukai terhadap turis asal Taiwan yang diduga terjadi di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali.
Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai, Hatta Wardhana mengaku telah melakukan penelusuran terkait informasi turis Taiwan yang diminta membayar sejumlah uang karena mengambil foto di area terbatas bandara.
"Kami meyakini bahwa kejadian tersebut tidak terjadi di bea cukai. Karena kami, tidak memiliki kewenangan untuk melakukan perekaman sidik jari dan stempel atau cap pada paspor," kata Hatta dalam keterangan tertulis, Kamis (13/4).
Selain itu, Bea Cukai sudah melakukan penelusuran sumber pemberitaan ke situs forum online PTT dan memastikan kejadian tersebut bukan terjadi pada area bea cukai.
Hatta juga menelusuri akun Ludai (NeverEnough) yang menceritakan pengalamannya bahwa ia mengambil foto di area terbatas bandara dan menyampaikan ada petugas bea cukai menghampiri dan kemudian membawanya ke ruang gelap dan dia diberitahukan akan direpatriasi ke negara asal.
Akun itu menambahkan untuk mendapatkan paspornya kembali dari petugas dan melanjutkan perjalanannya, dan dia menyepakati permintaan petugas tersebut untuk tidak menceritakan pengurangan denda yang telah dia terima.
Lalu, dia menyebutkan bahwa setelah dia mengiyakan, petugas tersebut memintanya untuk merekam sidik jari. Kemudian petugas melakukan stempel atau cap paspor turis Taiwan tersebut dan dia dipersilakan melanjutkan perjalanannya.
Hatta mengatakan, bahwa pengambilan foto di area terbatas bandara yang diatur peraturan Permenhub No. PM 80/2017 yang bukan bagian dari kewenangan Bea Cukai. Sama halnya dengan kewenangan untuk melakukan repatriasi pun bukan merupakan kewenangan Bea Cukai.
Menkomdigi Buka Konvensi Nasional Media Massa HPN 2026, Soroti Etika Pers di Era AI
Menteri Komdigi Wajibkan Kominfo dan Pemda Jalin Kerjasama dengan PWI
Demo Besar-besaran di Indonesia, Ini Kronologi dan Tuntutan Massa: Turunkan Presiden Hingga Batalkan Kenaikan Gaji DPR
Luzi Diamanda Juara 1 Lomba Karya Tulis JMSI, Dapat Tiket Umroh dari Bupati Kuansing
Akhir Mei 2025, Perdagangan BEI Catat Sejumlah Data Positif