Kepala BKN Prof. Zudan Kunker ke Cilacap Memotivasi ASN Wujudkan Asta Cita dan Visi Daerah
datanews.id - Rabu, 08 April 2026 18:45 WIB
datanews.id-Humas BKN, Dalam kunjungan kerjanya di wilayah Pemerintah Kabupaten Cilacap, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof. Zudan, menekankan penguatan manajemen ASN di daerah tidak bisa dilepaskan dari faktor keselarasan antara pembangunan nasional dan daerah. Menurutnya, integrasi program Asta Cita dengan visi-misi kepala daerah yang dituangkan ke dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) menjadi langkah strategis, bukan sekadar administratif.
"Asta Cita harus diterjemahkan secara konkret agar pembangunan pusat dan daerah berjalan seirama. Seluruh ASN Pemkab Cilacap harus bergerak dalam satu visi untuk mendukung tercapainya target pembangunan," ujarnya, Selasa (07/04/2026) di Cilacap, Jawa Tengah.
Prof. Zudan juga mengungkapkan bahwa dalam perspektif manajemen risiko, penyelarasan ini menjadi kunci untuk meminimalkan ketidakefisienan kebijakan organisasi. Dengan arah yang jelas, pemerintah daerah dapat menghindari tumpang tindih program, memperkuat sistem merit, dan membangun manajemen talenta yang lebih terukur.
"Integrasi kebijakan di pusat dan daerah tidak hanya berdampak pada tata kelola, tetapi juga berujung pada peningkatan kesejahteraan ASN. Dengan sistem kinerja yang lebih terarah dan adil, ASN memiliki kejelasan peran, peluang pengembangan karier, serta lingkungan kerja yang lebih stabil dan produktif," jelas Prof. Zudan.
Di samping itu, Plt. Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya, menyebut kunjungan kerja Kepala BKN, Prof. Zudan, sebagai bentuk pembinaan ke daerah sekaligus penguatan kapasitas instansi khususnya di Pemkab Cilacap dalam pengelolaan manajemen ASN. "Ini bukan hanya pembinaan, tetapi juga ajakan untuk meningkatkan kontribusi tata kelola ASN di wilayah Pemkab Cilacap terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.
Turut hadir dalam kegiatan ini, yakni Kepala Kanreg I BKN Yogyakarta, Sri Widayanti, dan Plh. Sekretaris Daerah Cilacap, Annisa Fabriana, bersama jajaran perangkat daerah Pemkab Cilacap.(ril)
"Asta Cita harus diterjemahkan secara konkret agar pembangunan pusat dan daerah berjalan seirama. Seluruh ASN Pemkab Cilacap harus bergerak dalam satu visi untuk mendukung tercapainya target pembangunan," ujarnya, Selasa (07/04/2026) di Cilacap, Jawa Tengah.
Prof. Zudan juga mengungkapkan bahwa dalam perspektif manajemen risiko, penyelarasan ini menjadi kunci untuk meminimalkan ketidakefisienan kebijakan organisasi. Dengan arah yang jelas, pemerintah daerah dapat menghindari tumpang tindih program, memperkuat sistem merit, dan membangun manajemen talenta yang lebih terukur.
"Integrasi kebijakan di pusat dan daerah tidak hanya berdampak pada tata kelola, tetapi juga berujung pada peningkatan kesejahteraan ASN. Dengan sistem kinerja yang lebih terarah dan adil, ASN memiliki kejelasan peran, peluang pengembangan karier, serta lingkungan kerja yang lebih stabil dan produktif," jelas Prof. Zudan.
Di samping itu, Plt. Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya, menyebut kunjungan kerja Kepala BKN, Prof. Zudan, sebagai bentuk pembinaan ke daerah sekaligus penguatan kapasitas instansi khususnya di Pemkab Cilacap dalam pengelolaan manajemen ASN. "Ini bukan hanya pembinaan, tetapi juga ajakan untuk meningkatkan kontribusi tata kelola ASN di wilayah Pemkab Cilacap terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.
Turut hadir dalam kegiatan ini, yakni Kepala Kanreg I BKN Yogyakarta, Sri Widayanti, dan Plh. Sekretaris Daerah Cilacap, Annisa Fabriana, bersama jajaran perangkat daerah Pemkab Cilacap.(ril)
SHARE:
Tags
Berita Terkait
RSUD TCD Sigli Gelar Apel Perdana Pasca Lebaran
Didampingi BKN, Pemkab Bolsel dan Haltim Segera Terapkan Manajemen Talenta
Prof Zudan Kepala BKN Arahkan ASN Balikpapan Fokus Wujudkan Visi Misi Daerah
Kepala BKN, Prof. Zudan: Transformasi Digital Bisa Tekan Skor ICOR Indonesia
Kepala BKN: Vaksinasi HPV Bukti Konkrit BKN Peduli Kesehatan dan Produktivitas ASN Perempuan
Solidaritas ASN Korpri DKI Jakarta Galang Rp1 Miliar Lebih Untuk Korban Bencana di Sumatra
Komentar