Bupati Bistamam Sambut Kapolres Rohil dengan Prosesi Adat Melayu, Resmi Jadi Anak Kemanakan LAMR
datanews.id - Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga serta melestarikan adat dan budaya Melayu sebagai identitas daerah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui prosesi adat penyambutan Kapolres Rokan Hilir, AKBP Aldi Alfa Faroqi, yang secara resmi diterima sebagai anak kemanakan Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Rokan Hilir.
Prosesi adat yang berlangsung khidmat di Balai Adat LAMR Kabupaten Rokan Hilir pada Rabu (15/7/2026) itu dipimpin langsung oleh Bupati Rokan Hilir H. Bistamam. Dalam kesempatan tersebut, Bupati secara simbolis memasangkan tanjak dan selempang Melayu kepada Kapolres sebagai tanda penghormatan sekaligus simbol diterimanya AKBP Aldi Alfa Faroqi ke dalam keluarga besar adat Melayu Rokan Hilir.
Tradisi pemasangan tanjak dan selempang tersebut bukan sekadar seremoni, tetapi memiliki makna yang mendalam sebagai bentuk penerimaan, penghormatan, serta harapan agar pejabat yang bertugas di Negeri Seribu Kubah dapat menjalankan amanah dengan menjunjung tinggi nilai-nilai adat, budaya, dan kearifan lokal.
Bupati H. Bistamam menyampaikan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, Kepolisian Republik Indonesia, dan lembaga adat merupakan fondasi penting dalam menjaga stabilitas daerah, memperkuat persatuan masyarakat, serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan.
Menurutnya, keberadaan LAMR sebagai penjaga nilai-nilai budaya Melayu memiliki peran strategis dalam mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Oleh karena itu, prosesi penerimaan Kapolres sebagai anak kemanakan LAMR menjadi simbol kuat bahwa seluruh unsur di Kabupaten Rokan Hilir memiliki komitmen yang sama untuk menjaga keharmonisan dan keamanan daerah.
"Prosesi adat ini merupakan bentuk penghormatan kepada Kapolres Rokan Hilir sekaligus wujud kebersamaan antara pemerintah daerah, kepolisian, dan lembaga adat. Semoga sinergi yang telah terjalin semakin kokoh dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujar Bupati.
Sementara itu, diterimanya AKBP Aldi Alfa Faroqi sebagai anak kemanakan LAMR diharapkan semakin mempererat hubungan emosional antara jajaran kepolisian dengan masyarakat Melayu Rokan Hilir. Dengan memahami dan menghormati adat istiadat setempat, diharapkan tercipta komunikasi yang harmonis sehingga pelaksanaan tugas kepolisian dapat berjalan lebih efektif.
Momentum tersebut juga menjadi pengingat bahwa budaya Melayu tidak hanya menjadi warisan sejarah, tetapi juga menjadi pedoman dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang menjunjung tinggi nilai persaudaraan, musyawarah, dan gotong royong.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir kembali menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pelestarian budaya Melayu sebagai identitas daerah sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan keamanan, ketertiban, dan kesejahteraan masyarakat.
Dengan terjalinnya sinergi yang erat antara Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir, Polres Rokan Hilir, dan Lembaga Adat Melayu Riau Kabupaten Rokan Hilir, diharapkan Negeri Seribu Kubah akan semakin maju, aman, damai, serta tetap kokoh menjaga nilai-nilai budaya yang menjadi kebanggaan masyarakatnya.***
Ketua TP PKK Rohil Matangkan Persiapan Tari Massal Sapin Bagan, Siap Harumkan Warisan Budaya Indonesia
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Rohil Dorong Pengelolaan Arsip yang Modern dan Akuntabel
Hadiri Harkopnas di Padang, Wabup Jhony Charles Perkuat Akses Ekspor Produk UMKM Rohil
Pemkab Rohil Tingkatkan Pendampingan UMKM, Gandewa Kopi Siap Jadi Destinasi Kuliner
Kunjungi MIN 1 Rokan Hilir, Wapres Gibran Dorong Transformasi Pendidikan Berbasis Teknologi