Mendagri Tito: Penghargaan Pemda Berprestasi untuk Memotivasi Daerah Tingkatkan Kinerja
datanews.id - Selasa, 23 Juni 2026 19:39 WIB
datanews.id -Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menjelaskan, pemberian penghargaan kepada pemerintah daerah (Pemda) berprestasi merupakan upaya memotivasi daerah untuk meningkatkan kinerja. Penghargaan tersebut juga menunjukkan bahwa banyak kepala daerah yang mampu menorehkan prestasi dalam penyelenggaraan pemerintahan.
"Nah, kita harapkan dengan adanya kegiatan ini ya teman-teman kepala daerah akan lebih bersemangat, termotivasi. Bagi yang belum beruntung juga mereka, ya kita harapkan berlomba-lomba untuk bisa mendapatkan dana insentif fiskal," ujar Mendagri kepada awak media usai menghadiri Pemberian Penghargaan Pemerintah Daerah (Pemda) Berprestasi Regional Papua Tahun 2026 di Hotel Suni Abepura, Kota Jayapura, Papua, Senin (22/6/2026) malam.
Mendagri menjelaskan, khusus untuk Regional Papua, penghargaan kategori kota ditiadakan dan diganti dengan kategori ibu kota provinsi. Kebijakan tersebut diambil karena di Tanah Papua hanya terdapat dua kota, yakni Jayapura dan Sorong. Dengan menggunakan kategori ibu kota provinsi, kompetisi dinilai akan lebih representatif sehingga dapat menghasilkan daerah terbaik.
Pada kesempatan itu, Mendagri juga mengapresiasi jajaran pimpinan Komisi II DPR RI yang mendukung penyelenggaraan penghargaan tersebut. Ia memastikan, kegiatan serupa akan terus dilaksanakan di enam regional sebagai bagian dari upaya Kemendagri mendorong peningkatan kinerja Pemda.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan implementasi pendekatan "stick and carrot", yakni pemberian penghargaan bagi daerah berprestasi sekaligus dorongan bagi daerah lain untuk terus memperbaiki kinerjanya.
Terkait mekanisme penilaian, Mendagri menegaskan bahwa data yang digunakan berasal dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD). Karena itu, proses penilaian diyakini berlangsung secara akuntabel dan transparan.
"Jadi ngambil data itu aja udah ketahuan daerah mana yang bisa mengendalikan inflasi, yang relatif terjaga baik. Pengangguran juga ada datanya di BPS. Kemudian untuk kemiskinan sama, ada di BPS juga, bisa kelihatan mana daerah-daerah yang naik turun. Kemudian untuk creative financing itu diambil dari SIPD," imbuhnya.
Mendagri menambahkan, pada penyelenggaraan penghargaan kali ini Kemendagri berkolaborasi dengan Tribunnews.com. Melalui kerja sama tersebut, ia berharap berbagai capaian dan prestasi kepala daerah dapat dipublikasikan secara lebih luas kepada masyarakat melalui media.*ril
"Nah, kita harapkan dengan adanya kegiatan ini ya teman-teman kepala daerah akan lebih bersemangat, termotivasi. Bagi yang belum beruntung juga mereka, ya kita harapkan berlomba-lomba untuk bisa mendapatkan dana insentif fiskal," ujar Mendagri kepada awak media usai menghadiri Pemberian Penghargaan Pemerintah Daerah (Pemda) Berprestasi Regional Papua Tahun 2026 di Hotel Suni Abepura, Kota Jayapura, Papua, Senin (22/6/2026) malam.
Mendagri menjelaskan, khusus untuk Regional Papua, penghargaan kategori kota ditiadakan dan diganti dengan kategori ibu kota provinsi. Kebijakan tersebut diambil karena di Tanah Papua hanya terdapat dua kota, yakni Jayapura dan Sorong. Dengan menggunakan kategori ibu kota provinsi, kompetisi dinilai akan lebih representatif sehingga dapat menghasilkan daerah terbaik.
Pada kesempatan itu, Mendagri juga mengapresiasi jajaran pimpinan Komisi II DPR RI yang mendukung penyelenggaraan penghargaan tersebut. Ia memastikan, kegiatan serupa akan terus dilaksanakan di enam regional sebagai bagian dari upaya Kemendagri mendorong peningkatan kinerja Pemda.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan implementasi pendekatan "stick and carrot", yakni pemberian penghargaan bagi daerah berprestasi sekaligus dorongan bagi daerah lain untuk terus memperbaiki kinerjanya.
Terkait mekanisme penilaian, Mendagri menegaskan bahwa data yang digunakan berasal dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD). Karena itu, proses penilaian diyakini berlangsung secara akuntabel dan transparan.
"Jadi ngambil data itu aja udah ketahuan daerah mana yang bisa mengendalikan inflasi, yang relatif terjaga baik. Pengangguran juga ada datanya di BPS. Kemudian untuk kemiskinan sama, ada di BPS juga, bisa kelihatan mana daerah-daerah yang naik turun. Kemudian untuk creative financing itu diambil dari SIPD," imbuhnya.
Mendagri menambahkan, pada penyelenggaraan penghargaan kali ini Kemendagri berkolaborasi dengan Tribunnews.com. Melalui kerja sama tersebut, ia berharap berbagai capaian dan prestasi kepala daerah dapat dipublikasikan secara lebih luas kepada masyarakat melalui media.*ril
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Ketua Umum Seruni KMP Ajak Perkuat Kolaborasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat NTT
Apresiasi Kinerja Pembangunan, Kemendagri Beri Penghargaan Daerah Berprestasi Regional Papua
Kasatgas PRR Tegaskan Hibah Antardaerah Harus Tuntas Pekan Depan demi Percepatan Pemulihan
Kasatgas Tito Ingatkan Daerah Terdampak Bencana Percepat Realisasi Tambahan TKD
Kemendagri Minta Pemprov Bali Tingkatkan Perencanaan Berorientasi Hasil
Kemendagri Fasilitasi RKPD dan Perubahan RKPD Melalui SIPD
Komentar