Kasih Ibu Sepanjang Masa
Sejak ia menitipkan sang ibu di panti itu, atas dasar sibuk, ia tak pernah sempat mengunjungi sang ibu hingga akhirnya pengurus panti menghubunginya dan memberitahukan bahwa ibunya dalam kondisi sekarat.
Bergegas ia memacu kendaraannya untuk dapat segera menemui sang ibu sebelum ia wafat. Setibanya di sana ia memperhatikan tubuh ringkih berbalut tulang itu, benar-benar sekarat sedang merenggang nyawa.
Betapa gembira sang ibu menyambut kedatangan putera yang lama dirindukannya. Kemudian ia berpesan:" duhai puteraku, kumohon padamu kelak untuk membelikan untuk panti jompo ini beberapa kipas angin, kulkas dan carikan pula seorang tukang masak".
Sang anak anak heran dan bertanya:" duhai bunda, dalam kondisi seperti ini pun bunda masih sibuk memikirkan penghuni panti jompo ini, betapa mulianya hati bunda".
Ia menjawab:" puteraku..berhari-hari diriku di sini dengan para penghuni panti kepanasan tak dapat tidur karena tidak ada kipas, berhari- hari pula kami di panti ini kelaparan karena tidak ada yang memasak. Daku khawatir jika kelak engkau tua sepertiku, dan diungsikan putera-puteramu ke tempat ini sebagaimana engkau mengungsikanku, engkau kepanasan dan kelaparan bermalam-malam seperti apa yang kurasakan".
* * *
Dalam hidup ini, kita selalu lalai memberikan hak orang tua. Kita tidak memperhatikan kebutuhan mereka bahkan menyakiti hati mereka dengan perkataan dan perbuatan kita yang kasar. Namun lihatlah betapa kasih tulus mereka abadi sepanjang hayat menyertai kita.
Bagi anda yang masih memiliki orang tua,kasihi mereka dengan tulus, jangan kecewakan mereka di hari tua. Sesungguhnya apa yang kau lakukan terhadap orang tuamu sekarang, itu pula yang dilakukan anakmu padamu kelak.
Sumber:Salamdakwah.com
Libur Nasional, Disdukcapil Kampar Tetap Layani Warga
Menjaga Generasi dari Bahaya Tren Viral
Antisipasi Kemacetan Saat Libur Panjang, Arus Kendaraan di Kota Pekanbaru Diawasi Ketat
Kantor Samsat Seluruh Riau Tutup 2 Hari Ini, Buka Kembali Sabtu 16 Mei 2026
Polresta Banda Aceh Dalami Kasus Dugaan Penganiayaan Balita di Tempat Penitipan Anak