Kisah Relawan Berusia 12 Tahun
Pada pagi yang cerah, di kota Jeddah, sekitar pertengahan bulan Dzulhijjah 1425H, atau akhir Januari 2005M. Saat itu, saya sedang duduk di kantor Jeddah Da'wah Center (JDC) bersama rekan. Tiba-tiba masuklah seorang anak kecil sambil mengucapkan salam, lalu. menyalami kami berdua. Ia datang ke kantor JDC diantar supirnya yang berasal dari Indonesia, sementara ibu dan neneknya menunggu di mobilnya.
Anak ini masuk ke ruang sekretariat sendirian seraya mengatakan : "Saya ingin menjadi relawan di kantor dakwah ini. Ingin berkhidmat untuk kepentingan agama Islam".
Saya dibuat kagum dengannya. Saya sambut dengan baik dan saya katakan : "Kira-kira, di bidang apa Anda bisa membantu kami?"
Dia katakan, "Saya mampu menggunakan komputer dan bisa berbahasa lnggris."
Karena saya tidak bisa berbahasa Inggris; maka saya minta rekan saya untuk berbicara dengannya dengan bahasa Inggris. Setelah terjadi komunikasi antara teman dan anak ini, teman saya pun memberitahu saya : "Bagus sekali anak ini bahasa Inggrisnya".
Saya katakan : "Saya belum bisa memutuskan apakah Anda bisa diterima atau tidak. Insya Allah akan saya sampaikan kepada Direktur yang juga seorang relawan. Beliau bekerja di kantor Telkom Saudi. Tapi saya optimis, kalau orang seperti Anda akan diterima, insya Allah," Lalu saya minta nomor teleponnya dan saya berikan juga nomor telepon kantor kepadanya. Lalu saya katakan : "Saya sendiri, insya Allah ada acara dakwah untuk jamaah haji Indonesia yang akan pulang ke tanah air. Anda bisa ikut bantu saya dengan membagikan kaset atau buku di airport haji di madinatul hujjaj (asrama haji) di Jeddah, bagaimana?"
Kisah Juraij dan Wanita Pelacur
Kisah Ulama yang Wafat Husnul Khotimah
Tim Relawan Aneuk Muda Mualem Gelar Silaturahmi dan Konsolidasi
Ketika Orang Yahudi Mengkhianati Piagam Madinah
Kisah Mus'ab Bin Umair