8 Publik Figur Dilaporkan Terlibat Pencucian Uang, Ada Nama Rafi Ahmad Hingga Gus Miftah
datanews.id - Sejumlah artis dan publik figur diduga terlibat kasus penipuan robot trading Auto Trade Gold (ATG) yang menyeret nama Wahyu Kenzo.
Mereka pun dilaporkan ke Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Selasa (11/4/2023) lalu.
Nama-nama publik figur atau artis yang terlibat bukan sembarangan. Mereka terlihat sering wara wiri di televisi.
Siapa artis yang diduga telah melakukan pencucian uang dari Wahyu Kenzo ? Berikut ulasannya.
1. Raffi Ahmad
Nama Raffi Ahmad jadi orang nomor satu yang disebut terlibat asus penipuan robot trading Auto Trade Gold (ATG) yang menyeret nama Wahyu Kenzo.
Raffi pun tidak memungkiri kenal denga Wahyu Kenzo. Dia pun mengaku lupa, apakah pernah bekerja sama atau membuka bisnis bareng dengan lelaki yang kini sudah dijadikan sebagai tersangka.
2. Atta Halilintar
Keterlibatan Atta Halilintar diduga setelah dirinya ditunjuk sebagai brand ambasador produk suplemen. Namun tidak dijelaskan berapa kontrak yang diterima oleh suami Aurel Hermansyah tersebut.
3. Stefan William
Sama dengan Atta Halilintar, Stefan William diduga menerima uang setelah ditunjuk sebagai brand ambasador minuman suplemen dari Legion, produk suplemen kesehatan yang CEO adalah istri Wahyu Kenzo.
4. Rian D'Masiv
Rian D'Masivdiduga terlibat setelah menerima tawaran kerjasama menjadi brand ambassador produk nutrisi, dimana Wahyu Kenzo menjadi CEOnya.
5. Judika
Begitu juga dengan Judika yang menerima tawaran kerjasama menjadi brand ambassador produk nutrisi, dimana Wahyu Kenzo menjadi CEOnya.
6. Gus Miftah
Gus Miftah diduga terlibat setelah menerima uang dari hasil lelang blagkon seharga Rp900 juta.
Menag RI Dijadwalkan Buka MTQ Riau ke-44 di Kuansing
Masih Bertahan, Shanum Zahsy Askanah Bakal tampil di Program RCTI Pada Jum'at
Milad ke-7, Pejuang Subuh Rokan Hilir Agendakan Kegiatan Ziarah Walisongo dan Studi ke-4 Masjid di Pulau Jawa
Lulu Hapsari Halim Resmi Di-Yudisium dari Fakultas Kedokteran Prodi Psikologi Universitas Syiah Kuala
Perkuat Keterbukaan Informasi Publik, Kominfo Sabang Gelar Pendampingan PPID Gampong