Kemendagri Dorong Integrasi SIPD dan SIMBA-PDN Guna Transformasi Kompetensi ASN
Wiliyam Faisal - Rabu, 24 Juni 2026 20:05 WIB
datanews.id -Musyawarah Perencanaan Pengembangan Kompetensi (Musrenbangkom) dengan agenda Soft Launching dan Uji Coba Sistem Informasi Profil Kebutuhan Pengembangan Kompetensi Aparatur Pemerintahan Dalam Negeri (SIMBA-PDN) digelar di Hotel Savoy Homan, Bandung, Selasa (23/6).
Kegiatan tersebut menjadi langkah strategis dalam mendukung transformasi digital pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terintegrasi dan berbasis kebutuhan organisasi.
Direktur Perencanaan, Evaluasi, dan Informasi Pembangunan Daerah (PEIPD) Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Iwan Kurniawan, hadir secara daring dan menyampaikan materi berkaitan dengan sinkronisasi perencanaan pengembangan kompetensi ASN dengan perencanaan pembangunan daerah.
Pada paparannya, Iwan menekankan pentingnya integrasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) dengan SIMBA-PDN sebagai upaya memperkuat proses perencanaan pembangunan yang lebih efektif dan berbasis data.
"Integrasi SIPD dan SIMBA-PDN dapat menjadi penguatan basis data perencanaan SDM daerah sehingga kebutuhan kompetensi ASN dapat selaras dengan program pembangunan daerah. Dengan sistem yang terintegrasi secara baik, perencanaan pembangunan daerah akan menjadi lebih efektif," jelas Iwan.
Menurutnya, kondisi dan keterisian data Informasi Pembangunan Daerah (IPD) pada SIPD dapat dimanfaatkan sebagai data pendukung dalam proses integrasi kedua sistem tersebut. Kolaborasi data tersebut diharapkan mampu menciptakan sistem yang lebih efisien untuk mendorong lahirnya ASN yang kompeten sesuai bidangnya, sekaligus membantu penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah.
Sementara itu, Kepala BBPKA-PDN II BPSDM Kemendagri, Indra Maulana Syamsul Arif, menyampaikan bahwa penguatan kompetensi teknis ASN menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan pembangunan, khususnya pada sektor pekerjaan umum yang mencakup sumber daya air, cipta karya, dan prasarana strategis.
Pada forum tersebut juga dibahas sinkronisasi pengembangan kompetensi ASN dengan perencanaan pembangunan nasional dan daerah melalui transformasi digital SIMBA-PDN. Pengembangan kompetensi ASN dinilai harus mampu mendukung pencapaian target pembangunan sekaligus menjawab tantangan digitalisasi, inovasi, dan tata kelola pemerintahan yang semakin adaptif.
Uji coba SIMBA-PDN menjadi langkah awal implementasi yang lebih luas pada pemerintah daerah di wilayah kerja BBPKA-PDN II, sekaligus mendorong pemerintah daerah untuk aktif menyusun profil kebutuhan kompetensi berbasis data guna meningkatkan efektivitas pengelolaan SDM aparatur.ril
Kegiatan tersebut menjadi langkah strategis dalam mendukung transformasi digital pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terintegrasi dan berbasis kebutuhan organisasi.
Direktur Perencanaan, Evaluasi, dan Informasi Pembangunan Daerah (PEIPD) Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Iwan Kurniawan, hadir secara daring dan menyampaikan materi berkaitan dengan sinkronisasi perencanaan pengembangan kompetensi ASN dengan perencanaan pembangunan daerah.
Pada paparannya, Iwan menekankan pentingnya integrasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) dengan SIMBA-PDN sebagai upaya memperkuat proses perencanaan pembangunan yang lebih efektif dan berbasis data.
"Integrasi SIPD dan SIMBA-PDN dapat menjadi penguatan basis data perencanaan SDM daerah sehingga kebutuhan kompetensi ASN dapat selaras dengan program pembangunan daerah. Dengan sistem yang terintegrasi secara baik, perencanaan pembangunan daerah akan menjadi lebih efektif," jelas Iwan.
Menurutnya, kondisi dan keterisian data Informasi Pembangunan Daerah (IPD) pada SIPD dapat dimanfaatkan sebagai data pendukung dalam proses integrasi kedua sistem tersebut. Kolaborasi data tersebut diharapkan mampu menciptakan sistem yang lebih efisien untuk mendorong lahirnya ASN yang kompeten sesuai bidangnya, sekaligus membantu penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah.
Sementara itu, Kepala BBPKA-PDN II BPSDM Kemendagri, Indra Maulana Syamsul Arif, menyampaikan bahwa penguatan kompetensi teknis ASN menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan pembangunan, khususnya pada sektor pekerjaan umum yang mencakup sumber daya air, cipta karya, dan prasarana strategis.
Pada forum tersebut juga dibahas sinkronisasi pengembangan kompetensi ASN dengan perencanaan pembangunan nasional dan daerah melalui transformasi digital SIMBA-PDN. Pengembangan kompetensi ASN dinilai harus mampu mendukung pencapaian target pembangunan sekaligus menjawab tantangan digitalisasi, inovasi, dan tata kelola pemerintahan yang semakin adaptif.
Uji coba SIMBA-PDN menjadi langkah awal implementasi yang lebih luas pada pemerintah daerah di wilayah kerja BBPKA-PDN II, sekaligus mendorong pemerintah daerah untuk aktif menyusun profil kebutuhan kompetensi berbasis data guna meningkatkan efektivitas pengelolaan SDM aparatur.ril
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Ketua Umum Seruni KMP Ajak Perkuat Kolaborasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat NTT
Apresiasi Kinerja Pembangunan, Kemendagri Beri Penghargaan Daerah Berprestasi Regional Papua
Mendagri Tito: Penghargaan Pemda Berprestasi untuk Memotivasi Daerah Tingkatkan Kinerja
Kasatgas PRR Tegaskan Hibah Antardaerah Harus Tuntas Pekan Depan demi Percepatan Pemulihan
Kasatgas Tito Ingatkan Daerah Terdampak Bencana Percepat Realisasi Tambahan TKD
Kemendagri Minta Pemprov Bali Tingkatkan Perencanaan Berorientasi Hasil
Komentar