Dr. Iswadi Soroti Perpres Sekolah Unggul Garuda: Momentum Strategis Mencetak Generasi Emas Indonesia
Hasballah - Senin, 23 Februari 2026 22:25 WIB
Jakarta -Terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) tentang Sekolah Unggul Garuda mendapat perhatian serius dari berbagai kalangan pendidikan. Dr. Iswadi menjadi salah satu tokoh yang memberikan respons konstruktif terhadap kebijakan tersebut. Ia menilai bahwa kehadiran Sekolah Unggul Garuda merupakan langkah strategis pemerintah dalam mempercepat transformasi pendidikan nasional sekaligus menjawab tantangan global yang semakin kompleks.
Menurut Dr. Iswadi, Perpres ini tidak boleh dipandang sekadar sebagai program pembangunan sekolah baru dengan label unggul Lebih dari itu, kebijakan ini harus menjadi desain besar (grand design) yang dirancang secara sistematis dan berkelanjutan. Ia menekankan bahwa kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan oleh fasilitas fisik yang megah, melainkan oleh sistem pembelajaran, kualitas guru, manajemen sekolah, serta budaya akademik yang dibangun di dalamnya.
Ia menjelaskan bahwa Sekolah Unggul Garuda harus memiliki standar rekrutmen peserta didik yang objektif, transparan, dan berbasis pada potensi akademik maupun karakter. Menurutnya, sekolah unggulan idealnya menjadi ruang bagi siswa-siswa berprestasi dari seluruh pelosok Indonesia, termasuk dari daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Dengan demikian, kehadiran sekolah ini benar benar menjadi simbol pemerataan kesempatan, bukan justru memperlebar kesenjangan pendidikan.
Dr. Iswadi juga menyoroti pentingnya kualitas tenaga pendidik. Ia berpendapat bahwa guru yang ditempatkan di Sekolah Unggul Garuda harus melalui proses seleksi ketat dan pembinaan profesional yang berkelanjutan. Guru tidak hanya dituntut menguasai materi pelajaran, tetapi juga memiliki kemampuan pedagogis modern, pemahaman teknologi digital, serta kemampuan membangun kepemimpinan dan karakter siswa. Dalam pandangannya, guru adalah kunci utama keberhasilan sekolah unggulan.
Selain itu, ia mendorong agar kurikulum yang diterapkan benar-benar adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Penguatan di bidang sains, teknologi, rekayasa, dan matematika (STEM) menjadi penting, namun tetap harus diimbangi dengan pendidikan karakter, wawasan kebangsaan, dan nilai nilai moral. Dr. Iswadi menegaskan bahwa generasi unggul bukan hanya generasi yang cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara emosional dan memiliki integritas.
Dalam konteks implementasi, Dr. Iswadi mengingatkan agar pemerintah memastikan tata kelola yang transparan dan akuntabel. Setiap tahapan pelaksanaan Perpres harus diawasi secara ketat untuk menghindari potensi penyimpangan. Ia menilai, program sebesar ini membutuhkan pengawasan publik dan evaluasi berkala agar tetap berada di jalur yang benar. Evaluasi tersebut juga penting untuk mengukur sejauh mana Sekolah Unggul Garuda mampu mencapai target yang telah ditetapkan.
Lebih jauh, Dr. Iswadi melihat peluang besar kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, perguruan tinggi, serta sektor swasta dalam mendukung keberhasilan program ini. Ia menyarankan agar Sekolah Unggul Garuda tidak berdiri sendiri, melainkan terhubung dengan ekosistem pendidikan dan riset nasional. Kemitraan dengan perguruan tinggi terkemuka dapat membuka akses pembinaan akademik lanjutan, riset bersama, hingga program percepatan bagi siswa berprestasi.
Namun demikian, ia juga mengingatkan agar pemerintah tidak terjebak pada pendekatan elitis. Menurutnya, pembangunan sekolah unggulan harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas sekolah sekolah reguler. Jangan sampai perhatian dan anggaran terserap besar pada satu program, sementara sekolah lain masih menghadapi persoalan mendasar seperti kekurangan guru, fasilitas minim, dan rendahnya literasi siswa. Prinsip keadilan sosial dalam pendidikan harus tetap menjadi pijakan utama.
Dr. Iswadi optimistis bahwa jika dirancang dan dijalankan dengan komitmen kuat, Sekolah Unggul Garuda dapat menjadi model pendidikan masa depan Indonesia. Sekolah ini berpotensi melahirkan generasi muda yang memiliki daya saing global, kemampuan inovasi tinggi, serta jiwa kepemimpinan yang kuat. Ia berharap kebijakan ini tidak berhenti sebagai proyek jangka pendek, tetapi menjadi bagian dari strategi jangka panjang pembangunan sumber daya manusia Indonesia.
Pada akhirnya, Dr. Iswadi menegaskan bahwa Perpres tentang Sekolah Unggul Garuda adalah momentum penting yang harus dimanfaatkan secara maksimal. Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama mengawal dan mendukung implementasinya. Dengan perencanaan matang, pengawasan ketat, dan komitmen pada kualitas serta pemerataan, Sekolah Unggul Garuda dapat menjadi simbol kebangkitan pendidikan nasional dan fondasi kokoh menuju Indonesia yang lebih maju. (*)
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Dr. Iswadi Dorong Ambang Batas Parlemen 10% di Pemilu 2029: Menuju Sistem Politik yang Lebih Sederhana dan Stabil
Dr. Iswadi, M.Pd: Pendidikan Harus Melahirkan Insan Cerdas Intelektual, Emosional dan Sosial
Sosok Dr.Iswadi Sang Intelektual, Searah Visi Dengan Presiden Prabowo Subianto
Dr. Iswadi Harap Presiden Undang Siswi Peraih Medali Wold Youth STEM ke Istana
Dr. Iswadi Hadirkan Buku Pendidikan Kewarganegaraan yang Inspiratif dan Visioner
Perjalanan Karir Dr.Iswadi, M.Pd, Pengusul Hak Imunitas dan Kenaikan Gaji Guru Ditetapkan Keppres
Komentar