Mengenal Sosok Plt Bupati Meranti Asmar, Mantan Perwira Polisi Total Kekayaan Hanya Rp 694 Juta
datanews.id - Minggu, 09 April 2023 06:52 WIB
Harta Kekayaan Asmar
Asmar diketahui memiliki harta kekayaan sebesar Rp 694 juta atau tepatnya Rp 694.599.041.
Hal ini berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan Asmar pada 24 Maret 2022.
Aset terbesar yang dimiliki Asmar adalah kepemilikan dua tanah di Indragiri Hilir dengan nilai Rp 625 juta.
Asmar juga masih memiliki harta bergerak lainnya serta kas dan setara kas, masing-masing nilainya Rp 68.100.000 dan Rp 1.499.041.
Inilah daftar harta kekayaan Asmar dikutip dari elhkpn.kpk.go.id:
A. TANAH DAN BANGUNAN Rp 625.000.000
1. Tanah dan Bangunan Seluas 179 m2/136 m2 di KAB/KOTA INDRAGIRI HILIR, HASIL SENDIRI Rp 550.000.000
2. Tanah dan Bangunan Seluas 184 m2/184 m2 di KAB/KOTA INDRAGIRI HILIR, HASIL SENDIRI Rp 75.000.000
B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp ----
C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp 68.100.000
D. SURAT BERHARGA Rp ----
E. KAS DAN SETARA KAS Rp 1.499.041
F. HARTA LAINNYA Rp ----
Sub Total Rp 694.599.041
UTANG Rp ----
TOTAL HARTA KEKAYAAN Rp 694.599.041
Ditelepon Gubernur Riau Jadi Plh Bupati Meranti
Sementara itu, Gubernur Riau Syamsuar langsung menelepon Asmar dan menunjuknya sebagai Pelaksana Harian atau Plh Bupati Meranti.
Penunjukkan Asmar jadi Plh Bupati Meranti karena M Adil ditangkap KPK dan sudah ditetapkan sebagai tersangka penerima suap.
Asmar memastikan seluruh roda pemerintah di kabupaten termuda di Riau tererbut terus berjalan.
Hal tersebut disampaikan Asmar selepas melakukan pertemuan dengan seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan pemda Kepulauan Meranti, Jumat (7/4/2023) di kediaman Rumah Dinas Wakil Bupati Kepulauan Meranti.
Dia menyampaikan, sudah berkoordinasi dengan Gubernur Riau, di mana seluruh tanggungjawab dan kebijakan pemda Kepukauan Meranti saat ini diserahkan kepadanya sebagai Pelaksana Harian (Plh) Bupati.
"Jadi roda pemerintahan itu tetap jalan. Pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan," ungkap Asmar, dikutip dari Tribunpekanbaru.com.
Namun, ia masih menunggu SK dari Mendagri untuk penetapan dirinya sebagai Plh.
"SK dari mendagri usulan dari provinsi," jelasnya.
Terkait OTT yang terjadi, Asmar menegaskan menyerahkan sepenuhnya kepada KPK.
"Masalah yang tadi malam, itu kita serahkan ke penegak hukum yang bersangkutan KPK," jelasnya.
Terkait penyegelan sejumlah kantor oleh KPK, Asmar menegaskan tidak akan mengganggu proses penyelidikan yang dilakukan.
"Itu tidak bisa kita ganggu, kita tunggu perintah KPK," tuturnya.
Asmar menegaskan, roda pemerintahan di Kepulauan Meranti akan terus berjalan dan dimaksimalkan.
"Pekerjaan kota tetap jalan, pelayanan ke masyarakat kita primakan yang utama," jelasnya.
Lihat video Asmar di bawah ini:
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Pelantikan di Pijay Bersamaan Banjir Datang, PR untuk Pejabat Baru
Pemkab Pijay Bersama Bulog Sigli Salur Bantuan Pangan
Polres Pidie Sosialisasikan Program E-Learning “Polri Mengajar” di SMA Negeri Unggul Sigli
PGRI Pidie Tetapkan Dr. Ismet sebagai Ketua Periode 2025–2030
Perumdam Tirta Mon Krueng Baro Perkuat Program Pemanfaatan Waduk Rukoh
Bupati Pijay Dorong Percepatan Validasi Pasca Penyaluran Bantuan Tahap I Rp184,9 Miliar
Komentar