Sebelum Terlambat, Pemko Pekanbaru Didesak Segera Buat Perda Larangan LGBT
Endi Dwi Setyo - Rabu, 12 Juli 2023 20:12 WIB
Foto: Ist.
Sekretaris Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kota Pekanbaru Dr Elfiandri MSi.
datanews.id -Muhammadiyah Kota Pekanbaru mendorong Pemerintah dan DPRD untuk membentuk Peraturan Daerah (Perda) tentang larangan aktivitas perilaku menyimpang Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT).
Pasalnya, kasus LGBT di Kota Pekanbaru beberapa waktu lalu meresahkan masyarakat. Mulai dari terjaringnya razia beberapa pria diduga pasangan LGBT hingga temuan adanya Grup WhatsApp LGBT dikalangan SD.
Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kota Pekanbaru Dr Elfiandri MSi.
"Kita mendorong semua pihak, mulai dari pemerintah dan DPRD. Tolong bikin regulasi yang mengatur tentang LGBT ini, kemudian nanti masyarakat dan ormas bersama-sama bergandengan untuk mencegah berjangkitnya LGBT. Terutama rumah tangga khususnya anak-anak kita," kata El kepada datariau.com, Rabu (12/7/2023).
Elfiandri mengingatkan pemerintah agar tidak berdiam diri dan membiarkan perilaku menyimpang LGBT semakin menyebar di Provinsi Riau, khususnya Kota Pekanbaru.
"Dengan melegalkan atau membiarkan LGBT berarti kita secara tidak langsung mengundang datangnya bencana ke Riau. Padahal, kita ini sudah jelas orang melayu, orang yang beragama dan tidak ada di Riau ini tidak yang beragama. Jika kita biarkan kejatahan seperti itu, maka kita tunggu saja azabnya," ujarnya.
El menceritakan bahwa dampak dari LGBT ini sendiri sudah banyak, mulai dari zaman Fir'aun hingga Nabi Luth Alaihissalam.
"Kalau menilik sejarah, kala itu Fir'aun membunuh laki-laki dari kaum Bani Israil lalu Allah SWT menenggelamkan Fir'aun kedalam laut. Kemudian pada saat zaman jahiliyah itu setiap bayi perempuan lahir dibunuh hingga para pemimpin-pemimpin itu dihapus dengan datangnya islam," paparnya.
"Tetapi ada kejahatan yang dibunuh dari pemimpin hingga rakyatnya oleh Allah, itulah kaum sodom pada zaman Nabi Luth. Jadi kaum sodom itu adalah bentuk kejahatan dari pemimpin sampai ke rakyat bawahannya," lanjutnya.
Ditambahkan Elfiandri, LGBT merupakan salah satu bentuk kejahatan manusia yang tersistematis. Oleh sebab itu, perlu adanya pencegahan dan antisipasi terhadap perilaku menyimpang LGBT sebelum kejahatan tersebut mendatangkan musibah.
"Kejahatan ini tersistematis, mulai dari orang yang dianggap berpengaruh sampai orang yang tidak tahu apa apa. Kejatahan sistematis ini semua kita akan ditimpa musibah seperti kaum Nabi Luth, pimpinan sampai rakyat bawah semuanya yang tidak mau beriman kepada Nabi Luth," terangnya.
Editor
: Heri
SHARE:
Tags
Berita Terkait
PP Muhammadiyah-KPK Teken MoU Antikorupsi, UMC Siap Perkuat Pendidikan Integritas
KAC 4 SMPIT Imam An-Nawawi Pekanbaru: Bina Potensi, Rebut Prestasi
Komisi IV Segera Laporkan BPN Kota Pekanbaru ke Satgas Mafia Tanah di Jakarta
Demokrat Pekanbaru Dorong Penguatan Anggaran Pertanian di APBD
Komisi I DPRD Pekanbaru Terima Aduan Warga Tentang 6 Anak Ditahan Polresta
Dilaksanakan di Peterseli Kitchen, Anak Muda Kreatif Pekanbaru Bertemu dengan Utusan Khusus Presiden Raffi Ahmad
Komentar
Berita Terbaru
Setahun Kepemimpinan, H. Sibral Malasyi - Hasan Basri Komit Bangun Pidie Jaya
PWI Riau Terima Aspirasi DPW NasDem, Dorong Penyelesaian Sesuai Mekanisme Pers
Di Tengah Kesibukan, Bupati Pidie Jaya Kembali Kunjungi Warga Sakit
Baru Menjabat, Kapolsek Bagan Sinembah AKP Gian Jalin Silaturahmi dengan Wartawan Baganbatu
Gubernur Aceh Tunjuk Nurlis Jadi Juru Bicara Pemerintah
Sekda Aceh Buka UKW dan Seminar Nasional AMSI Aceh, Tekankan Penguatan Ekosistem Media Pascabencana
Polres Langsa Ungkap Kasus Rudapaksa Anak oleh Ayah Kandung, LIRA Antar Korban Hingga Pelaku Ditangkap