Hujan dan Tauhid

Oleh : Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal
Rio Agusri - Rabu, 07 Agustus 2024 05:45 WIB
Hujan dan Tauhid
Ilustrasi (Foto int)

Ada tiga istilah untuk kilatan petir dan geledek yaituar ro'du,ash showa'iqdanal barq.Ar ro'duadalah istilah untuk suara petir atau geledek. Sedangkanash showa'iqdanal barqadalah istilah untuk kilatan petir, yaitu cahaya yang muncul beberapa saat sebelum adanya suara petir.[15]


Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah mengatakan, "Dalam haditsmarfu'(sampai kepada Nabishallallahu 'alaihi wa sallam, pen) pada riwayat At Tirmidzi dan selainnya, Nabishallallahu 'alaihi wa sallamditanya tentangar ro'du, lalu beliaushallallahu 'alaihi wa sallammenjawab,

مَلَكٌ مِنْ الْمَلَائِكَةِ مُوَكَّلٌ بِالسَّحَابِ مَعَهُ مخاريق مِنْ نَارٍ يَسُوقُ بِهَا السَّحَابَ حَيْثُ شَاءَ اللَّهُ

"Ar ro'du adalahmalaikat yang diberi tugas mengurus awan dan bersamanya pengoyak dari api yang memindahkan awan sesuai dengan kehendak Allah."[16]

Disebutkan dalamMakarimil Akhlaqmilik Al Khoro-ithi, 'Ali pernah ditanya mengenaiar ro'du. Beliau menjawab, "Ar ro'duadalah malaikat. Beliau ditanya pula mengenaial barq.Beliau menjawab, "Al barq(kilatan petir) itu adalah pengoyak di tangannya." Dan dalam riwayat lain dari Ali juga,"Al barqitu adalah pengoyak dari besi di tangannya"."

Kemudian Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah mengatakan lagi, "Ar ro'duadalahmashdar(kata kerja yang dibendakan) berasal dari kataro'ada, yar'udu, ro'dan(yang berarti gemuruh, pen). … Namanya gerakan pasti menimbulkan suara. Malaikat adalah yang menggerakkan (menggetarkan) awan, lalu memindahkan dari satu tempat ke tempat lainnya. Dan setiap gerakan di alam ini baik yang di atas (langit, pen) maupun di bawah (bumi, pen) adalah dari malaikat. Suara manusia dihasilkan dari gerakan bibir, lisan, gigi, lidah, dan dan tenggorokan. Dari situ, manusia bisa bertasbih kepada Rabbnya, bisa mengajak kepada kebaikan dan melarang dari kemungkaran. Oleh karena itu,ar ro'du(suara gemuruh) adalah suara yang membentak awan. Danal barq(kilatan petir) adalah kilauan air atau kilauan cahaya. … "[17]

Ketujuh: Kewajiban zakat yang tidak ditunaikan dapat menghalangi turunnya hujan

Jika suatu kaum yang sudah memiliki kewajiban mengeluarkan zakat enggan mengeluarkan zakat, itu bisa menjadi sebab terhalangnya turunnya hujan.


Dari Ibnu 'Umar, Rasulullahshallallahu 'alaihi wa sallambersabda,

لَمْ يَمْنَعْ قَوْمٌ زَكَاةَ أَمْوَالِهِمْ إِلا مُنِعُوا الْقَطْرَ مِنَ السَّمَاءِ , وَلَوْلا الْبَهَائِمُ لَمْ يُمْطَرُوا.

"Jika suatu kaum enggan mengeluarkan zakat dari harta-harta mereka, maka mereka akan dicegah dari mendapatkan hujan dari langit. Sekiranya bukan karena binatang-binatang ternak, niscaya mereka tidak diberi hujan."[18]


Dari Buraidah, Rasulullahshallallahu 'alaihi wa sallambersabda,

مَا نَقَضَ قَوْمٌ العَهْدَ قَطٌّ إِلاَّ كَانَ القَتْلُ بَيْنَهُمْ وَمَا ظَهَرَتْ فَاحِشَةً فِي قَوْمٍ قَطٌّ إِلاَّ سَلَّطَ اللهُ عَزَّ وَجَلَّ عَلَيْهِمْ المَوْتَ وَلاَ مَنَعَ قَوْمٌ الزَّكَاةَ إِلاَّ حَبَسَ اللهُ عَنْهُمْ القَطْرَ

"Tidaklah suatu kaum mengingkari janji mereka melainkan akan ada pembunuhan di tengah-tengah mereka. Tidaklah tampak perbuatan keji di tengah-tengah suatu kaum melainkan Allah akan kuasakan kematian pada mereka. Dan tidaklah suatu kaum enggan mengeluarkan zakat melainkan Allah akan menahan hujan untuk mereka."[19]


Asy Syaukani menjelaskan faedah hadits yang serupa dengan hadits di atas:

Enggan menunaikan zakat menjadi sebab tidak diturunkannya hujan dari langit.

Jika hujan itu diturunkan padahal maksiat merajalela, maka itu hanya karena rahmat Allah Ta'ala pada binatang ternak.[20]

Hal ini menunjukkan bahwa dengan seseorang menunaikan zakat, berarti ia telah memakmurkan bumi Allah.

Semoga kita bisa mengimani beberapa bentuk keimanan yang berkaitan dengan hujan ini dengan keimanan yang benar, mantap dan kokoh.


Hanya Allah yang memberi taufik.



Catatan Kaki

[1]LihatTafsir Al Jalalain, Jalaluddin Muhammad bin Ahmad Al Muhalla dan Jalaluddin Abdurrahman bin Abi Bakr As Suyuthi, hal. 434, Maktabah Ash Shofaa, cetakan pertama, tahun 1425 H.

[2]LihatAl Jaami' Li Ahkamil Qur'an (Tafsir Al Qurtubhi), Abu Abdillah Muhammad bin Ahmad bin Abi Bakr Al Qurthubi, 17/344, Muassasah Ar Risalah.

[3]HR.Bukhari no. 1039, dari Ibnu 'Umar.

[4]Tafsir Al Qur'an Al 'Azhim,Ibnu Katsir, 11/86, Muassasah Qurthubah.

[5]LihatFathul Bari, Ibnu Hajar Al Asqolani, 6/307, Darul Ma'rifah.

[6]Al Bidayah wan Nihayah, Ibnu Katsir, 1/48, Mawqi' Ya'sub

[7]Al Bidayah wan Nihayah,1/50.

[8]Lauhul Mahfuzh adalah kitab Allah di mana Allah mencatat setiap takdir makhluk. Lauhul Mahfuzh dalam Al Qur'an biasa disebut Al Kitab, Al Kitabul Mubiin, Al Imamul Mubin, Ummul Kitab, dan Al Kitab Al Masthur.

[9]HR. Muslim no. 2653, dari 'Abdullah bin 'Amr bin Al 'Ash.

[10]HR. Abu Daud (4700), dari 'Ubadah bin Ash Shoomit. Juga diriwayatkan oleh Tirmidzi (2156) dalam Al Qodr dan (3316) dalam at tafsir dan selainnya. Ini adalah hadits shohih. Hadits ini dikatakan shohih oleh Syaikh Al Albani dalam Shohih wa Dho'if Sunan Abi Daud no. 4700 dan Sunan wa Dho'if Sunan At Tirmidzi no. 2155.

[11]Lihat Fathul Qodir, Asy Syaukani, 6/422, Mawqi' At Tafasir.

[12]Fathul Qodir, 6/425.

[13]Riwayat ini disebutkan oleh Al Hafidz Ibnu Hajar di Fathul Bari, 11/98, Darul Ma'rifah.

[14]Tafsir Al Qur'an Al 'Azhim Ibnu Katsir, 14/140, Muassasah Qurthubah.

[15]Lihat penjelasan para ulama selanjutnya. Mengenai makna istilahar ro'dudanash showa'iq, silakan lihat Rosysyul Barod Syarh Al Adab Al Mufrod, Dr. Muhammad Luqman As Salafi, hal. 381, Dar Ad Da'i, cetakan pertama, Jumadil Ula, 1426 H.

[16]HR. Tirmidzi no. 3117. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih.

[17]LihatMajmu' Al Fatawa, 24/263-264.

[18]HR. Thobroni dalam Al Mu'jam Al Kabir (13619). Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits inishahih.Lihat Shahih Al Jami no. 5204.

[19]Lihat Ash Shahihah no. 107. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits inishahih.

[20]Nailul Author, Asy Syaukani, 4/26.




Sumber :rumaysho.com

SHARE:
Tags
Berita Terkait
Prakiraan Cuaca Riau Hari Ini: Siang Cerah Berawan, Sore hingga Malam Berpotensi Hujan

Prakiraan Cuaca Riau Hari Ini: Siang Cerah Berawan, Sore hingga Malam Berpotensi Hujan

Kemarin Hujan Seharian, Hari Ini Pekanbaru Diprakirakan Cerah Berawan

Kemarin Hujan Seharian, Hari Ini Pekanbaru Diprakirakan Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Riau Sabtu 20 April 2024: Hujan Tidak Merata Sejak Pagi Hingga Dini Hari

Prakiraan Cuaca Riau Sabtu 20 April 2024: Hujan Tidak Merata Sejak Pagi Hingga Dini Hari

Komentar
Berita Terbaru