Tanda Kiamat Besar dan Kecil

Rio Agusri - Minggu, 04 Februari 2024 13:10 WIB
Tanda Kiamat Besar dan Kecil
Ilustrasi (foto int)

16. Riba Merajalela
Dalam Shahih al-Bukhari dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'Anhu bahwa Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda :

Baca Juga Tempat Keluarnya Dan Fitnah Dajjal
« لَيَأْتِيَنَّ عَلَى النَّاسِ زَمَانٌ لاَ يُبَالِى الْمَرْءُ بِمَا أَخَذَ الْمَالَ بِحَلاَلٍ أَمْ بِحَرَامٍ »

"Sungguh akan datang suatu zaman pada manusia, seseorang tidak peduli (lagi) dengan (status) kehalalan atau keharaman harta yang ia peroleh"

17. Fenomena al-Ma'aazif (alat-alat musik) dan Menganggapnya Halal
Al-Bukhari meriwayatkan dalam Shahihnya dari Abu Malik al-Asy'ari Radhiyallahu 'Anhu bahwa ia mendenagr Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda :

« لَيَكُونَنّ مِنْ أُمَّتِي أَقْوَام يَسْتَحِلُّونَ الْحِرَ وَالْحَرِير وَالْخَمْر وَالْمَعَازِف , وَلَيَنْزِلَنّ أَقْوَام إِلَى جَنْب عَلَمٍ يَرُوح عَلَيْهِمْ بِسَارِحَةٍ لَهُمْ تَأْتِيهِمْ الْحَاجَة فَيَقُولُونَ : اِرْجِعْ إِلَيْنَا غَدًا , فَيُبَيِّتهُمْ اللَّه وَيَضَع الْعَلَم , وَيَمْسَخ آخَرِينَ قِرَدَة وَخَنَازِير إِلَى يَوْم الْقِيَامَة »

"Kelak terjadi dari umatku beberapa kaum yang menghalalkan zina, sutra, khamer dan alat-alat musik. Dan sungguh ada beberapa kaum yang akan singgah di suatu pegunungan yang tinggi, pada sore harinya (seorang pengembala) menjambangi mereka dengan membawa hewan ternaknya, mereka didatangi –oleh pengembala fakir itu- untuk suatu kebutuhan, lalu mereka berkata: 'Kembalilah kepada kami besok.' Maka di malam harinya Allah (membinasakan) mereka dan hancurlah gunung tersebut, dan merubah sebagian mereka menjadi kera dan babi sampai hari kiamat."

18. Maraknya Minuman Keras (Khamer) dan Menganggapnya Halal
Diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Anas bin Malik Radhiyallahu 'Anhu bertutur, "Aku mendengar Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda :

« مِنْ أَشْرَاطِ السَّاعَةِ : …. وَذَكَرَ مِنْهَا :"وَيُشْرَبَ الْخَمْرُ »

'Diantara tanda-tanda Kiamat adalah ………' dan beliau Shallallahu 'Alaihi wa Sallam menyebutkan diantaranya : '(Maraknya) minuman khamer '."

19. (Berlomba-lomba) Menghiasi Masjid dan Berbangga-bangga dengannya
Ibnu Abbas Radhiyallahu 'Anhuma berkata :

« لَتُزَخْرِفُنَّهَا كَمَا زَخْرَفَتِ الْيَهُودُ وَالنَّصَارَى »

"Sungguh kamu akan menghiasinya (yaitu: masjid-masjidmu, pent.) sebagaimana bangsa Yahudi dan Nashrani menghias (tempat-tempat ibadah mereka)." HR. Al-Bukhari secara mu'allaq.

20. Berlomba-lomba Meninggikan Bangunan
Dalam riwayat Muslim :

« وَأَنْ تَرَى الْحُفَاةَ الْعُرَاةَ الْعَالَةَ رِعَاءَ الشَّاءِ يَتَطَاوَلُونَ فِى الْبُنْيَانِ »

"Dan bahwa engkau (akan) menyaksikan orang yang bertelanjang kaki dan badan, lagi miskin yang mengembala domba, berlomba-lomba meninggikan bangunan."

21. Budak Wanita Melahirkan Tuannya
Terdapat dalam hadits Jibril, sabda Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam :

« سَأُخْبِرُكَ عَن أَشْرَاطِهَا إِذَا وَلَدَتْ الأَمَةُ رَبَّتَهَا »

"Aku kabarkan kepadamu tentang tanda-tandanya, (yaitu) jika seorang budak wanita melahirkan tuannya." (Muttafaqun 'Alaihi)

22. Maraknya Pembunuhan
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'Anhu bahwa Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda :

« لا تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى يَكْثُرَ الْهَرْجُ ، قَالُوا : وَمَا الْهَرْجُ يَا رَسُولَ اللَّهِ ؟ قَالَ : الْقَتْلُ الْقَتْلُ »

"Tidak akan datang hari Kiamat hingga banyak al-harj." Mereka bertanya, "Wahai Rasulullah, apakah al-harj itu?" Beliau menjawab, "Pembunuhan, pembunuhan." (HR. Muslim).

23. Zaman Semakin Singkat
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'Anhu menuturkan, "Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda :

« لاَ تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى يَتَقَارَبَ الزَّمَانُ »

"Tidak akan terjadi hari Kiamat hingga zaman semakin berdekatan." (HR. Al-Bukhari)

Dan masih dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'Anhu menuturkan, "Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda :

« لاَ تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى يَتَقَارَبَ الزَّمَانُ فَتَكُونَ السَّنَةُ كَالشَّهْرِ وَيَكُونَ الشَّهْرُ كَالْجُمُعَةِ وَتَكُونَ الْجُمُعَةُ كَالْيَوْمِ وَيَكُونَ الْيَوْمُ كَالسَّاعَةِ وَتَكُونَ السَّاعَةُ كَاحْتِرَاقِ السَّعْفَةِ »

"Tidak akan terjadi hari Kimat hingga zaman semakin singkat, maka jadilah setahun bagaikan sebulan, sebulan bagaikan sepekan, sepekan bagaikan hari jum'at seperti sehari, sehari bagaikan sejam, dan sejam bagaikan seperti terbakarnya pelepah pohon kurma (cepat sekali, pent.)." (HR. Ahmad, at-Tirmidzi, dan Al-Albani meshahih­kannya).

24. Pasar Semakin berdekatan
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'Anhu bahwa Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda :

« لاَ تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى تَظْهَرَ الْفِتَنُ وَيَكْثُرَ الْكَذِبُ وَيَتَقَارَبَ الأَسْوَاقُ »

"Tidak akan terjadi hari Kiamat hingga muncul berbagai fitnah, banyaknya kebohongan dan berdekatannya pasar." (HR. Ahmad).

25. Fenomena Kemusyrikan Pada Umat Ini
Diriwayatkan oleh Abu Daud dan at-Tirmidzi dari Tsauban Radhiyallahu 'Anhu menuturkan, "Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda :

« إِذَا وُضِعَ السَّيْفُ فِى أُمَّتِى لَمْ يُرْفَعْ عَنْهَا إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ ، وَلاَ تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى تَلْحَقَ قَبَائِلُ مِنْ أُمَّتِى بِالْمُشْرِكِينَ وَحَتَّى تَعْبُدَ قَبَائِلُ مِنْ أُمَّتِى الأَوْثَانَ »

"Jika pada umatku pedang telah diletakkan, maka ia tidak akan pernah diangkat darinya sampai hari Kiamat, dan tidak akan terjadi hari Kiamat hingga beberapa kabilah dari umatku mengikuti kaum musyrikin, dan beberapa kabilah dari umatku menyembah berhala."

Dan Imam al-Bukhari dan Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'Anhu menuturkan, "Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda :

« لاَ تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى تَضْطَرِبَ أَلْيَاتُ نِسَاءِ دَوْسٍ حَوْلَ ذِى الْخَلَصَةِ »

"Tidak akan terjadi hari Kiamat hingga bokong-bokong para wanita Daus bergoyang di sekitar Dzil Khalashah."

26. Menjamurnya Fahsya (Perbuatan dan Ucapan Keji), Pemutusan Silaturahmi, dan Buruknya Hubungan Bertetangga
Imam Ahmad dan al-Hakim meriwayatkan dari 'Abdullah bin 'Amr Radhiyallahu 'Anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda :

« وَلاَ تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى يَظْهَرَ الْفُحْشُ وَالتَّفَاحُشُ وَقَطِيعَةُ الرَّحِمِ وَسُوءُ الْمُجَاوَرَةِ »

"Tidak akan terjadi hari Kiamat hingga muncul (banyak) perbuatan dan perkataan keji, pemutusan silaturahmi, dan jeleknya hubungan bertetangga."

27. Orangtua Bergaya Anak Muda
Dari Ibnu 'Abbas Radhiyallahu 'Anhuma menuturkan, "Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda :

« يَكُونُ قَوْمٌ يَخْضِبُونَ فِى آخِرِ الزَّمَانِ بِالسَّوَادِ كَحَوَاصِلِ الْحَمَامِ ، لاَ يَرِيحُونَ رَائِحَةَ الْجَنَّةِ »

'Akan ada di akhir zaman satu kaum yang menyemir rambut mereka dengan warna hitam bagaikan dada burung merpati, mereka tidak akan pernah mencium harumnya surga'." (HR. Ahmad).

28. Tersebarnya Kekikiran
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'Anhu, dari Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda :

« يَتَقَارَبُ الزَّمَانُ وَيَنْقُصُ الْعَمَلُ وَيُلْقَى الشُّحُّ »

"Zaman semakin berdekatan, amal berkurang dan kekikiran dilemparkan (ke dalam hati)." HR. Al-Bukhari.

29. Maraknya Perdagangan
Imam Ahmad dan al-Hakim meriwayatkan dari 'Abdullah bin Mas'ud Radhiyallahu 'Anhu dari Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bahwa beliau Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda :

« بَيْنَ يَدَىِ السَّاعَةِ تَسْلِيمُ الْخَاصَّةِ ، وَفُشُوُّ التِّجَارَةِ حَتَّى تُشَارِكَ الْمَرْأَةُ زَوْجَهَا فِي التِّجَارَةِ »

"Menjelang datangnya hari Kiamat, salam hanya diucapkan kepada orang-orang tertentu, dan merebaknya perdagangan hingga seorang wanita turut serta (bersama) suaminya dalam berdagang."

30. Banyaknya Peristiwa Gempa Bumi
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'Anhu menuturkan, "Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda :

« لاَ تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى تَكْثُرَ الزلازلُ »

"Tidak akan terjadi hari Kiamat hingga terjadi banyak peristiwa gempa bumi." HR. Al-Bukhari

31. Banyaknya Orang-Orang yang Ditenggelamkan ke Dalam Bumi, Diubah Raut Wajahnya dan Dilempar Batu
Dari 'Aisyah Radhiyallahu 'Anha menuturkan, "Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda :

« يَكُونُ فِي آخِرِ الأُمَّةِ خَسْفٌ وَمَسْخٌ وَقَذْفٌ قَالَتْ قُلْتُ يَا رَسُول اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَهْلِكُ وَفِينَا الصَّالِحُونَ قَالَ نَعَمْ إِذَا ظَهَرَ الْخُبْثُ »

"Akan ada pada akhir umatku (orang-orang) yang ditenggelamkan ke dalam bumi, dirubah rawut wajahnya, dan dilempari (batu)." Aisyah Radhiyallahu 'Anha berkata: 'Aku bertanya, (Wahai Rasulullah, apakah kami akan dibinasakan sementara masih ada orang-orang soleh ditengah-tengah kami?)). Beliau menjawab, "Benar, ketika kemaksiatan telah merajalela."

_______
Footnote
[1] Qu'ash adalah penyakit yang menyerang hewan-hewan ternak (ad-dawab). Ia mejangkitkan sesuatu (wabah) melalui kedua lubang hidung, lalu (hewan-hewan yang terjangkit) mati mendadak.

SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru