Agar Tidak Terjerat Riba

Oleh : Al-Ustadz Abul Abbas Muhammad Ihsan
Rio Agusri - Selasa, 30 Januari 2024 21:31 WIB
Agar Tidak Terjerat Riba
Ilustrasi (foto int)

Bahkan, Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam juga menegaskan tentang keharaman riba di dalam sabdanya,

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: « اجْتَنِبُوا السَّبْعَ الْمُوبِقَاتِ. قِيلَ: يَا رَسُولَ اللهِ وَمَا هُنَّ؟ قَالَ: الشِّرْكُ بِاللهِ، وَالسِّحْرُ، وَقَتْلُ النَّفْسِ الَّتِي حَرَّمَ اللهُ إِ بِالْحَقِّ، وَأَكْلُ مَالِ الْيَتِيمِ، وَأَكْلُ الرِّبَا، وَالتَّوَلِّي يَوْمَ الزَّحْفِ،وَقَذْفُ الْمُحْصَنَاتِ الْغَافِ تَالِ الْمُؤْمِنَاتِ » [ متفق عليه ]

"Tinggalkanlah tujuh perkara yang membinasakan!" Para sahabat bertanya, "Apa itu wahai Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam?" Beliau menjawab", Mempersekutukan Allah , sihir, membunuh jiwa yang diharamkan oleh Allah untuk dibunuh selain dengan alasan yang haq, makan riba, makan harta anak yatim, lari dari medan perang, menuduh wanita-wanita mukminat (yang menjaga kehormatan) berbuat zina." (Muttafaqunalaih dari dari Abu Hurairah)

Terkait dosa yang sangat menakutkan dengan sebab riba, Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam melaknat lima golongan, sebagaimana berita dari Ibnu Mas'ud,

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: « آكِلَ الرِّبَا وَمُوكِلَهُ , لَعَنَ رَسُولُ اللهِ » [رواه مسلم والترمذي]

"Rasulullah Shalallahu'alaihi wa sallam melaknat orang yang memakan hasil riba dan orang yang memberi riba." (HR. Muslim dan at-Tirmidzi, yang lainnya menambahkan, "Dan dua orang saksinya serta penulisnya.")

Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin berkata, "Kelima golongan ini dilaknat melalui lisan Rasulullah Shalallah alaihi wa sallam. Hadits tersebut juga menunjukkan bahwa orang yang berbuat dosa, dia bersekutu dengan pelakunya, dan demikianlah keadaannya."[1]

Asy-Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz berkata, "Seorang muslim yang mengharapkan kebaikan dan keselamatan dirinya dari azab Allah Shubhanahu wa ta'alla serta berhasil mendapatkan keridhaan dan rahmat -Nya, hendaknya menjauhi kerja sama dengan bank-bank riba, menyimpan dana untuk mendapatkan bunga, dan meminjam dengan bunga, karena menanam saham, meminjam, dan menyimpan uang dengan bunga pada bank-bank tersebut termasuk muamalah dengan cara riba dan kerja sama (ta'awun) dalam hal dosa dan permusuhan, yang dilarang oleh Allah Shubhanhu wa ta'alla dalam firman-Nya,

قال الله تعالى: وَتَعَاوَنُواْ عَلَى ٱلۡبِرِّ وَٱلتَّقۡوَىٰۖ وَلَا تَعَاوَنُواْ عَلَى ٱلۡإِثۡمِ وَٱلۡعُدۡوَٰنِۚ وَٱتَّقُواْ ٱللَّهَۖ إِنَّ ٱللَّهَ شَدِيدُ ٱلۡعِقَابِ [المائدة: 2 ]

"Tolong-menolonglah kamu dalam(mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalamberbuat dosa dan pelanggaran. Bertakwalah kamu Kepada Alah, sesungguhnya Allah amat berat siksa -Nya." [al-Maidah/5: 2]

Wahai hamba Allah Shubhanahu wa ta'alla, bertakwalah kepada-Nya. Selamatkanlah diri Anda dan jangan tertipu dengan banyaknya jumlah bank ribawi, tersebarnya riba di setiap tempat, dan banyaknya orang yang bermuamalah dengan cara tersebut.

Sebab, itu bukan dalil yang menunjukkan halalnya. Hal itu justru menunjukkan banyaknya penyimpangan terhadap perintah Allah Shubhanahu wa ta'alla dan penyelisihan terhadap syariat-Nya. Allah Ta'ala berfirman,

قال الله تعالى: وَإِن تُطِعۡ أَكۡثَرَ مَن فِي ٱلۡأَرۡضِ يُضِلُّوكَ عَن سَبِيلِ ٱللَّهِۚ إِن يَتَّبِعُونَ إِلَّا ٱلظَّنَّ وَإِنۡ هُمۡ إِلَّا يَخۡرُصُونَ [ الأنعام : 9-10 ]

"Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang dimuka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah . Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan belaka, dan mereka tidak lain hanyalah berdusta( terhadap Allah ). [al-An'am/6: 116]."[2]

Selanjutnya, beliau berkata, "Termasuk perkara yang sudah dimaklumi dalam agama Islam berdasarkan dalil-dalil dari al-Kitab dan as-Sunnah bahwa keuntungan yang didapatkan oleh para pemilik dana sebagai imbalan atas tindakan menabung di bank-bank riba adalah haram. Hal ini termasuk (muamalah) dengan sistem riba yang telah diharamkan oleh Allah Shubhanhu wa ta'alla dan Rasul-Nya. Ini termasuk dosa besar, dan akan dicabut berkahnya, dibenci oleh-Nya, serta menyebabkan tidak diterimanya amalan (atau tidak dikabulkannya doa)."

Rasulullah Shallahu 'alaihi wa sallam bersabda , "Sesungguhnya Alah Shubhanahu wa ta'alla Maha baik dan tidak akan menerima selain yang baik. Sesungguhnya Allah Shubhanahu wa ta'alla telah memerintahkan orang-orang yang beriman sebagaimana perintah-Nya kepada para rasul. Allah Ta'ala berfirman,

قال الله تعالى: يَٰٓأَيُّهَا ٱلرُّسُلُ كُلُواْ مِنَ ٱلطَّيِّبَٰتِ وَٱعۡمَلُواْ صَٰلِحًاۖ إِنِّي بِمَا تَعۡمَلُونَ عَلِيمٞ [ المؤمنون: 51 ]

"Hai rasul-rasul, makanlah dari makanan yang baik-baik,dan kerjakanlah amal yang saleh. Sesungguhnya Aku Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan." [al-Mu'minun/23: 51]

قال الله تعالى: يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ كُلُواْ مِن طَيِّبَٰتِ مَا رَزَقۡنَٰكُمۡ وَٱشۡكُرُواْ لِلَّهِ إِن كُنتُمۡ إِيَّاهُ تَعۡبُدُونَ [ البقرة: 172 ]

"Hai orang-orang yang beriman,makanlah diantara rezeki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah , jika benar-benar hanya kepada -Nya kamu menyembah." [al-Baqarah/2: 172]

Kemudian beliau menceritakan tentang seseorang yang menempuh perjalanan jauh sampai kusut rambutnya dan berdebu pakaiannya. Dia menengadahkan kedua tangannya kelangit sambil berkata, 'Wahai Rabbku! Wahai Rabbku!' Padahal makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram, dan diberi makan dari hal-hal yang haram, bagaimana doanya akan dikabulkan?" (HR. Muslim)

_______
Footnote
[1] Syarh Riyadush Shalihin, 4/152
[2] NashihahHammahfi at-Tahdziri minal Mu'amalah ar-Ribawiyah, hlm. 9—10

SHARE:
Tags
Berita Terkait
Pinjol Kini Resmi Ganti Nama Menjadi Pindar, Ini Penyebabnya..

Pinjol Kini Resmi Ganti Nama Menjadi Pindar, Ini Penyebabnya..

Bahaya Maksiat Ketika Bersendirian

Bahaya Maksiat Ketika Bersendirian

Kiat Meraih Kenikmatan Beribadah

Kiat Meraih Kenikmatan Beribadah

Homoseks, Dosa Lebih Besar Dari Zina

Homoseks, Dosa Lebih Besar Dari Zina

Deposito Syariah: Investasi Aman Tanpa Risiko Riba, Cocok Buat Gen Z

Deposito Syariah: Investasi Aman Tanpa Risiko Riba, Cocok Buat Gen Z

Perut Kenyang Dosapun Berguguran

Perut Kenyang Dosapun Berguguran

Komentar
Berita Terbaru